Berita
Nasional

Tuakawas MA : Laporan Masyarakat Terhadap Hakim Di Masa Pandemi Terkait Penyelengaraan Persidangan

• Bookmarks: 291


 

Jakarta, petitum.id- Sepanjang masa Pandemi Covid 19 di tahun 2020 Kamar Pengawasan Mahkamah Agung RI mengidentifikasi banyaknya laporan masyarakat kepada jajaran hakim dan peradilan terkait penyelenggaran persidangan di pengadilan.

Hal tersebut disampaikan Ketua Kamar Pengawasan Mahkamah Agung RI, Andi Samsan Nganro dalam acara Pembinaan Teknis dan Administrasi Peradilan bagi Pimpinaan, Hakim dan Aparatur Pengadilan Tingkat Banding dan Tingkat Pertama pada 4 (Empat) Lingkungan Peradilan Se-Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta yang digelar secara fisik dan daring, Senin (12/10/2020).

Lebih lanjut Andi Samsan Nganro menjelaskan bahwa banyaknya laporan masyarakat tersebut terkait penyelenggaran persidangan perkara pidana secara teleconference yang dinilai bertentangan dengan hukum acara pidana.

Menurut Andi, Mahkamah Agung RI sendiri telah mengeluarkan Peraturan Mahkamah Agung (Perma) No 4 Tahun 2020 tentang Administrasi dan Persidangan perkara pidana di Pengadilan secara elektronik. Perma ini adalah respon Mahkamah Agung RI dalam upaya melindungi warga pengadilan, aparat penegak hukum lainnya dan  masyarakat pencari keadilan dari paparan virus di masa  Pandemi Covid-19 saat ini.

“Kami tidak mentolelir jika laporan masyarakat yang masuk terkait hal-hal yng bersifat pelanggaran etik hakim di dalam maupun diluar persidangan. Namun jika terkait persidangan pidana dan jinayat secara teleconference pijakannya adalah Perma No 4 Tahun 2020. Perma ini dibuat untuk melindungi keselamatan warga peradilan dan masyarakat dengan prinsip penyelenggaran persidangan mengedepankan hukum dan keadilan. Perma Ini adalah bentuk konkrit dari prinsip keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi (salus populi sulrema lex esto)” Pungkas Andi yang juga merupakan Juru Bicara Mahkamah Agung RI.

 

Syamsul Arief

2 recommended
0 notes
91 views
bookmark icon

Write a comment...

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *