Berita
Nasional

MA dan Federal Court of Australia Adakan Webinar Internasional

• Bookmarks: 320


 

Jakarta , petitum.id-  Mahkamah Agung (MA) bekerjasama dengan Pengadilan Federal Australia (Federal Court of Australia) dan didukung oleh Persahabatan Indonesia Australia untuk Keadilan (Indonesia Australia Partnership for Justice ) menggelar Webinar Internasional dengan tema Tantangan dan Peradilan dalam Mendukung Pemulihan Ekonomi Paska Krisis, Kamis (17/8/2020).

Hadir dalam webinar Hakim Agung sekaligus Panelis adalah Hon. Vincent Hoong Seng Lei hakim pada MA (Supreme court of) Singapura, Hon.James All Asop Ketua Pengadilan Federal Australia, Sri Mulyani Menteri Keuangan, Menteri Bapenas Suharso Monoarsa sekaligus sebagai pembicara kunci dalam acara tersebut.

Ketua MA Dr. Syarifudin dalam sambutannya mengatakan  krisis kesehatan yang berdampak pada ekonomi bukan berarti menurunksn standar pelayanan peradilan justru semakin meningkatkan kualitas pelayanannya.

“MA telah melakukan kebijan prosedur persidangan elektronik. MA mendorong keterbukaan informasi publik, saat ini 5 juta perkara dapat diakses gratis. Praktik baik yang dilakukan adalah pengelolaan yang efektif guna mempercepat perbaikan,”’jelasnya.

Sementara Kepala Bappenas Suharso Monoarsa mengatakan upaya perbaikan ekonomi paska krisis tidak lepas peran sistem hukum dalam merespon berbagai dampak yang terjadi.

“Terutama kebutuhan akan peradilan yang modern cepat dan efektif yg berkepastian hukum. Apresiasi untuk MA yang telah melakukan upaya mempermudah sistem penyelesaikan sengketa perdata,” ungkapnya.

Menkeu Sri Mulyani yang  juga memberikan pidatonya mengatakan andemi Covid dihadapi semua negara didunia. Indonesia seperti negara lain mencari titik keseimbangan disatu sisi untuk melindungi warga dari kematian, disisi lain mengatasi kondisi ekonomi dan sosial bangsa.

“Kita termasuk negara yang mengalami konstraksi ekonomi mencapai minus 5%. Defisit ekonomi mencapai 6%, Implikasi dunia usaha tidak mampu memenuhi janji kontraknya. Kasus-kasus yang berpotensial akan muncul, peran MA menjadi penting untuk melakukan tindakan hukum yang berkepastian,” jelasnya.

Sri menambahkan langkah-langkah  pemulihan ekonomi dapat sesuai dengan kepastian hukum sehingga keluar dari situasi darurat seperti saat ini. Pemerintah sangat membutuhkan pendapat MA dalam menghadapi berbagai kemungkinan yang terjadi tetapi juga mendapat penanganan yang cepat dan efektif.

Webinar yang dilaksanakan secara panel tersebut dipandu oleh Prof.Dr.Ningrum E Sirait Guru Besar USU Medan dimulai oleh Hakim Agung Syamsul Maarif, Tim Pokja Kemudahan Berusaha menyampaikan materinya dilanjutkan Hakim Agung, Ketua KPK. Singapura dan Ketua Pengadilan Federal Australia.

Peserta Webinar juga dihadiri oleh Jaksa Agung, berbagai Pejabat kementrian, Organisasi profesi hukum, Mitra Pembangunan seperti Asia Foundation, Usaid, UNDP, Prospera.

Slamet Haryadi

3 recommended
0 notes
20 views
bookmark icon

Write a comment...

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *