Buku

Teori Kritis

4


Data Buku

Judul                     : Teori Kritis

Penulis                 : Thomas McCarthy

Penerbit              : Kreasi Wacana

Tebal                     : 554 halaman

Jurgen Habermas ingin agar suatu teori tidak hanya sekadar menjelaskan hal-ihwal sedemikian rupa. Juga, menurut Habermas, seorang teoritisi seharusnya tidak hanya merenung di ruang perpustakaan lalu memberi saran penyelesaian masalah lewat publikasi tulisan.

Hal terpenting yang luput dari cara seperti itu, menurut dia, adalah sisi praksis kehidupan. Sayangnya, bagi Habermas, ilmu pengetahuan beserta teori-teorinya sudah terlanjur berada di menara gading dan ketika dilibatkan dalam praktik kehidupan sehari-hari, manusia malah terkurung oleh belitan rasionalitas yang menjadi landasan teori-teori tersebut.

Mereka dibius oleh sebuah daya yang menempatkan tujuan di atas segala-galanya dan dibuatnya percaya bahwa yang mesti diusahakan adalah sarana dan cara mencapai yang seampuh-ampuhnya. Daya itu bernama rasionalitas bertujuan, ibu kandung dari teknologi yang sifatnya ideologis. Memprihatinkan memang, dan itulah sebabnya Habermas mengidealkan suatu kondisi di mana manusia tak saling sikut dan gencet demi kepentingan dan tujuan instrumental masing-masing.

Habermas membayangkan masyarakat komunikatif tempat perbedaan kepentingan dibicarakan lewat cara-cara yang elegan dan tak mampu menutup ruang gerak masing-masing pihak. Itu semua bisa berlangsung di ruang publik yang terbuka dan steril dari tekanan ideologi yang hanya meniupkan angin surga.

Agar kondisi itu terwujud, Habermas memeriksa syarat kemungkinan bagi sebuah teori yang merangkul sisi praksis, dia tidak mau teori tersebut mengandung ideologi yang memukau manusia, dan yang paling penting, teori tersebut mesti mengkritisi dirinya terlebih dahulu sebelum mengarahkan pisau analisisnya kepada objek. Tidakkah pendapat ini dilandaskan Habermas pada suatu sikap kritis, dan teori kritis yang diajukannya adalah teori yang selalu ingin mawas diri?

Afriyan

0 notes
4 views
bookmark icon

Write a comment...

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *