Profil

Raffia Arshad, Hakim Berjilbab Pertama di Inggris

• Bookmarks: 410


 

Metro, petitum.id-Raffia Arshad (40) menjadi hakim pertama pertama di Inggris—bahkan di negara-negara Barat- yang mengenakan jilbab setelah pekan lalu  ditunjuk sebagai wakil hakim distrik di wilayah Midlands, Inggris.

Sebelumnya ibu dari tiga anak yang mempraktikkan hukum privat yang berurusan dengan anak-anak, pernikahan paksa, mutilasi alat kelamin wanita, dan kasus-kasus lain yang terkait hukum Islam selama 17 tahun terakhir.

Kantor pengadilan setempat tengah mempromosikan keragaman mengajukan Rafia sebagai hakim meski ketika pihak pengadilan menunjuknya untuk menempati posisis tersebut mereka tidak tahu kalau Raffia adalah perempuan berjilbab.

“Ini tentu saja lebih besar dari pada saya. Saya tahu ini bukan hanya saja tentang saya. Ini penting untuk semua wanita, tidak hanya Muslimah, namun ini sangat penting bagi wanita Muslimah (lainnya),” kata Raffia kepada Metro, seperti diberitakan The National, Selasa (26/5).

Raffia sebelumnya adalah seorang pengacara. Dia tumbuh di Yorkshire, Inggris bagian utara. Ketika berusia 11 tahun, dia ingin bekerja di bidang hukum. Di keluarganya, dia adalah orang pertama yang studi hingga ke jenjang universitas.

Ia mengaku, ada banyak pihak yang menyambut baik pengangkatannya menjadi hakim tersebut. Ada dari mereka yang berpikir bahwa perempuan berjilbab tidak akan bisa menjadi pengacara, apalagi hakim.

Keluarganya pernah menasihatinya agar tidak usah jilbab pada saat wawancara untuk mendapatkan beasiswa di Inns of Court School of Law pada 2001. Keluarganya itu memperingatkan bahwa mengenakan jilbab akan mempengaruhi peluangnya untuk mendapatkan kesempatan tersebut. Namun Raffia tetap bersikeras mengenakan jilbab.

“Saya memutuskan bahwa dirinya akan mengenakan jilbab karena bagi saya, adalah penting menerima orang apa adanya dan jika saya harus menjadi orang yang berbeda untuk mengejar profesi, itu bukan sesuatu yang saya inginkan,” kata ibu tiga anak itu.

Menurutnya promosinya tersebut merupakan kabar bagus untuk keragaman dalam sistem hukum di Inggris—juga negara-negara Barat. Dia berharap bisa menjadi inspirasi bagi pemuda-pemudi Muslim.

Afriyan

4 recommended
0 notes
10 views
bookmark icon

Write a comment...

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *