Profil

Guse Prayudi : Corona dan Relawan 69 Membuat Saya Merasa Terlahir Kembali

• Bookmarks: 12812


Meski didera bencana, pasti dibaliknya selalu ada hikmah positif yang bisa dipetik.  Inilah mungkin yang paling tepat untuk menggambarkan sosok Guse Prayudi dan proses lahirnya buku yang tak lama lagi akan hadir

Pria yang lahir  di Tasikmalaya, 29 Agustus 1977 ini menamatkan Pendidikan dasar, menengah dan atas di Tasikmalaya.  Awalnya ia tertarik dengan masalah yang berbau kimia meski demikian takdir berkata lain.Guse lalu banting stir masuk dan menyelesaikan Pendidikan Sarjana Hukum di Fakultas Hukum Unsoed Purwokerto pada tahun 1995-2000 dan Magister Hukum di STHG Galunggung, Tasikmalaya.

Usai lulus pada tahun 2000 sampai 2001 ia berkesempatan bekerja pada kantor Advokat di Yogyakarta dan pada awal tahun 2001 dengan modal niat berhasil lolos test menjadi Calon Hakim.

Kang Guse memperoleh penempatan pertamanya di PN Ciamis sebelum diangkat menjadi Hakim pada tahun 2004. Guse lama bertugas di Sulawesi di antaranya di PN Poso dan PN Pangkajene sebelum akhirnya pada tahun 2012 kembali ke Tatar Sunda tepatnya bertugas di PN Majalengka dan PN Tasikmalaya.

Pada tahun 2018 dipercaya oleh Mahkamah Agung untuk menempati posisi  Wakil Ketua di PN Bobong Maluku Utara sebelum kemudian  dialihkan menjadi Hakim di PN Serang hingga sekarang.

Ayah tiga orang Anak, Althaaf, Albanin dan Aldebaran, beristrikan seorang Sarjana Hukum yang karena tugas suami yang berpindah-pindah akhirnya meninggalkan pekerjaannya untuk full time fokus untuk membesarkan tiga buah hatinya.

Kang Guse sebenarnya adalah penulis yang produktif dan telah menghasilkan beberapa buku sebelum akhirnya rehat dari dunia tulis menulis. Beberapa bukunya yang telah terbit diantaranya Seluk Beluk Hukum Pidana yang Penting untuk Diketahui , Panduan Lengkap Hukum Pidana & Jaminan: dalam Bentuk Tanya Jawab Disertai dengan Dasar Hukumnya , Berbagai Aspek Tindak Pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga, Seluk beluk perjanjian yang penting untuk diketahui mulai dari A-Z , Tips dan Trik Yuridis Menjadi Saksi Perkara Pidana , Seluk Beluk Perjanjian yang Penting Untuk Diketahui Mulai dari A-Z : Dalam Bentuk Tanya Jawab Disertai dengan Dasar Hukumannya dan Dilengkapi dengan Yurisprudensi , Tindak pidana korupsi dipandang dalam berbagai aspek

Kepada petitum.id, Guse mengaku sebenarnya telah lama meninggalkan kegiatan menulis di media sosial, blog dan media massa online,  karena terjaring sistem Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19 yang mengharuskannya melakukan karantina, Work From Home adalah pilihannya.

Hasrat menulisnya kembali muncul di sela-sela rebahan dan karantina mandiri godaan lama itu muncul. Akhirnya dengan penuh kekakuan terangkailah kata sederhana yang dengan dorongan sahabatnya  Guntoro Eka Sekti yang juga baru saja menerbitkan buku pengalamannya selama menjadi hakim selama 13 tahun .

“Jika bukan karena adanya wabah Virus Covid 19, Penulis kemungkinan besar tidak akan kembali menulis di dunia maya  dan bertemu dengan Relawan 69 jika bukan karena Covid-19 Buku ini tidak akan ada,” ujar Guse.

Menurutnya Covid-19 lah yang menunjukkan jika di luar sana masih banyak orang-orang yang memiliki empati lebih untuk berbagi dan membantu sesama, di saat pilihannya diam, masih banyak orang yang menggadai keselamatannya memikirkan keselamatan yang lain.

Guse mendedikasikan karyanya kali ini untuk digunakan oleh Relawan 69 menjadi media donasi penggalangan dana pencegahan Covid-19. Guse mengikuti jejak sahabatnya Guntoro Eka Sekti yang juga telah mendedikasikan karyanya.

“Terima kasih Sang Maha Pengampun, telah menunjukkan cahaya kebaikan saat awan gelap bencana mendera, saya merasa terlahir kembali sebagai penulis.,’’tutupnya.

Afriyan

12 recommended
0 notes
812 views
bookmark icon

Write a comment...

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *