Berita
Nasional

Akademisi Harap BPJS Segera Laksanakan Putusan MA

57


Tiga hakim MA yang mengabulkan permohonan itu di antaranya; ketua majelis hakim Supandi dengan anggota hakim Yosran dan hakim Yodi Martono Wahyunandi.

Metro, petitum.id-  Putusan MA terkait pembatalan kenaikan iuran BPJS beberapa waktu lalu terus menuai pujian dari berbgaai kalangan.

Ibnu Sina Chandranegara , Dosen Fakultas Hukum Universitas Muhammdiyah Jakarta menilai puutusan BPJS yang membatalkan kenaikan iuran BPJS  ini berorientasi  human security.

“ Putusan ini bersejarah, landmark decision, menaikan iuran karena defisit tidak dapat dimaknai menyelesaikan persoalan defisit secara permanen, dan tidak adil apabila rakyat yang diminta menanggungnya,” ujarnya.

Sementara Akademisi Universitas Muhammadiyah Kotabumi, Didiek Mawardi mengatakan putusan MA ini menjadi kabar gembira bagi masyarakat Indonesia.

“Kenaikan iuran BPJS jelas menambah beban masyarakat,saya berharap BPJS segera menjalankan putusan MA tersebut” ungkapnya (2/4/2020)

Senada pengamat hukum Unila Yusdiyanto Alam mengatakan, publik menyambut suka cita atas keputusan MA ini. Dan BPJS Kesehatan khususnya pemerintah harus menjalan keputusan absolute ini. Dampak positifnya dengan keputusan MA setidaknya dapat mengakhiri perdebatan yang kerap muncul dari sisi pelayanan hingga nilai rupiah yang tidak relevan.

“Putusan MA ini merepresentasikan keberpihakan MA terhadap rakyat, ini sudah tepat. Tanda kegembiraan bahwa peradilan kita masih ada sisi lainnya. Berpihak pada kemaslahatan umat. Sekali lagi, segera jalankan putusan, tidak ada lagi alasan!” tegas doktor lulusan Universitas Pajajaran tersebut.

Sebagaimana diketahui beberapa waktu lalu Mahkamah Agung (MA) mengabulkan judicial review Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2019 tentang Jaminan Kesehatan. Dalam putusannya MA membatalkan kenaikan iuran BPJS.

Tiga hakim MA yang mengabulkan permohonan itu di antaranya; ketua majelis hakim Supandi dengan anggota hakim Yosran dan hakim Yodi Martono Wahyunandi.

Afriyan

0 notes
57 views
bookmark icon

Write a comment...

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *